iPod Shuffle dan Nano Benar-Benar Dipensiunkan

  • Whatsapp
ipod shuffle
ipod shuffle
banner 468x60

Apple Inc. tak bakal lagi membuat iPod Shuffle serta iPod Nano. Seperti yang disebutkan  WHIO pada hari Kamis tiga tahun silam, pemutar musik lawas ini mulai kehilangan pamornya seiring dengan kemajuan layanan distribusi musik, yaitu Apple Music.

Tidak cuma Apple Music, Spotify serta Joox juga menyediakan servis serupa. Terlebih lagi semua aplikasi distribusi musik itu dapat dipakai di ponsel Android serta iOS tanpa perlu membeli ponsel lain lagi.

Terdapat pula penyebab lainnya kenapa Apple wajib memensiunkan dua perangkat pemutar musik andalannya ini. Salah satu contoh adalah kedua ponsel itu tak mempunyai alat penghubung seluler yang membuat itu tak bisa terkoneksi secara real ke internet serta tak menjanjikan banyak opsi keuntungan.

Menurut sisi pemasukan, mengutip infografik dari Statista, peranan iPod dari tahun ke tahun mendapati kemunduran. Di tahun 2006, pemasaran iPod mempersembahkan kontribusi sebesar 39,41%.

Dua tahun berikutnya, iPod memperoleh peningkatan kontribusi sejumlah 54,83 persen (paling tinggi dalam sudut pandang pencapaian). Lalu di tahun-tahun selanjutnya terus merosot sampai berada di titik paling rendah 14,38% di tahun 2014.

Kami mengubah produk iPod yang kini menjadi dua tipe iPod Touch yang daya simpannya dua kali lebih gede. Kami juga menghentikan produksi iPod Shuffle serta iPod Nano, juru bicara Apple yang juga diwawancarai oleh The Verge pada bulan Juli beberapa tahun silam.

Kelak, iPod Touch tetap bakal diteruskan pemasarannya dengan meningkatkan kapasitas ruang datanya menjadi 32GB dengan harga mulai USD 199 (Rp2,6 juta) serta 128GB dengan harga jual di angka USD299 (Rp3,9 juta). Sementara untuk ruang data yang berukuran 16GB serta 64GB tak lagi diedarkan.

Namun, kamu rupanya tetap dapat menjumpai sisa-sisa seri iPod Shuffle dan Nano pada  toko daring Best Buy atau toko ritel resmi lainnya sampai stok itu habis.

Pada saat Nano serta Shuffle dipublikasikan untuk pertama kali di tahun 2005, mereka tampak sengaja membuat ponsel ini untuk para pendengar yang lebih membuat rileks yang tidak ingin menghabiskan banyak uang hanya demi perubahan fitur yang tak terlalu penting. Begitulah yang ditulis oleh masalah di bulan Juli juga.

Pihak konsumen hanya mengharapkan agar dia mempunyai Ponsel berteknologi mutakhir yang mampu menyetel beberapa lagu favorit di Shuffle dan Nano. Well, keluarga Shuffle memang sangat sangat menyenangkan banyak penggunanya.

Bagi Apple, menyetop iPod Nano serta Shuffle dianggap sebagai solusi terbaik dengan turut menawarkan harga yang cocok dikantong dan kepraktisan tinggi dari produk iPod Mini yang dikeluarkan tahun 2001 dan terkenal dengan slogan “1.000 lagu di saku Anda.”

Proses produksi iPod, khususnya yang bertipe Nano dianggap sebagai perwujudan keyakinan para petinggi perusahaan untuk memberi karakter Apple. Almarhum Steve Jobs juga pernah mengatakan keluarnya iPod Nano di tahun 2005 merupakan sketsa model Apple yang khas.

Ia mempublikasikan sebuah produk baru yang kemudian menggeser posisi iPod Mini dengan perangkat lebih ringan dan ramping.

Akan tetapi, seiring bergulirnya waktu, tak ada pergantian yang mencolok dari iPod Nano sudah ada sejak 2012. Waktu itu perusahaan mendesain ulang dengan cuma menyertakan dukungan konektivitas Bluetooth untuk ponsel serta speaker via langsung. Kemudian, Apple mengeluarkan jajaran warna baru demi memperindah model generasi ke-7 pada tahun 2015.

Di sisi lain, iPod serta Shuffle melakukan acara eksklusifnya di tahun yang sama sebagai penggemar musik termungil dari Apple. Iphone pun kini tak hanya untuk mempunyai kaum Heracim i layar dan hanya dibekali tombol fisik. iPod Shuffle yang terakhir dirilis adalah generasi ke-4 pada 2010.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60